Tantangan 14 hari Zona 6. Keterampilan Literasi (Ibu Baca Buku) Hari ke 2
Nama : Dita
Partner: diri sendiri.
Judul buku: Love is never enough
Author: Aaron T. Beck, M.D
Halaman: 215-220
Cerita tentang kegiatan membaca ku hari ini.
buku ini mulai aku baca sejak bulan ini, secara umum buku ini menceritakan dalam menjalani pernikahan, cinta saja tidak cukup, kita perlu upaya untuk menjalani pernikahan ini dan bertumbuh bersama dengan pasangan. sering kali pasangan suami istri saat awal menikah, memiliki cinta dan hasart yang menggebu-gebu, tetapi sepanjang perjalanan pernikahan, seakan-akan rasa cinta itu memudar. hal itu terjadi kebanyakan dari kita yang menikah terjebak dengan konsep romantisisme. yang menganggap pasangan kita adalah belahan jiwa, seakan-akan kita adalah individu yang tidak utuh sebelumnya. dan kita berharap pasangan kita akan mengerti kita walaupun kita tak pernah mengatakan nya. ini suatu konsep yang tidak tepat.
buku ini juga menceritakan banyak nya penyebab, yang membuat pasangan bertengkar, adanya distorsi pikiran yang membuat pasangan memiliki blindspot terhadap pasangan nya.
hari ini pada halaman 215-220 membahas apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi distorsi fikiran yang muncul. seperti pada kasus nya pasangan wendy dan hal. saat hal terlambat, wendi menjadi marah. dia memiliki beberapa distorsi fikiran seperti dia menganggap suaminya tidak ingin pulang. padahal fikiran ini belum tentu benar. lalu saat wendy mengajak suaminya keluar makan malam, dan memutuskan untuk tidak masak, hal memiliki fikiran bahwa istrinya tidak peduli padanya.
pikiran otomatis ini perlu divalidasi, di cek kebenaran nya. tiap pasangan jangan langsung menganggap cerita mental ini sebagai kebenaran. penting bagi kita untuk mengingat bahwa itu baru asumsi atau hipotesis, diperlukan langkah untuk memvalidasi dan menguji kebenaran interpretasi kita. bab ini membahas mengenai langkah yang bisa dilakukan pasangan untuk memahami emosi dan pikiran otomatis yang terlibat didalam pernikahan. dengan menyadari hal ini, pasangan dapat bekerjasama untuk memperbaiki pola pemikiran yang merugikan dan meningkatkan hubungan antar pasangan.
hal baik yang bisa diambil dari bacaan ini:
realitas itu netral kadang interpretasi kita terhadap realitas atau suatu peristiwa yang membuat kita mengalami emosi negatif, oleh karena itu kita perlu mengecek pemikiran otomatis kita yang muncul sebelum mengambil tindakan dari emosi negatif kita yang berupa marah, sedih, kecewa, dll
dokumentasi


Komentar
Posting Komentar